Website Seputar Berita Floweraceh – 09 Juni 2026 | Gempa bumi dengan magnitudo 7,7 telah mengguncang Sulawesi Utara, menyebabkan kerusakan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Menurut data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini terjadi pada hari Senin, 08 Juni 2026, pukul 05.30 WIB, dengan episenter 236 km barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.
Dampak Gempa
Gempa ini telah menyebabkan kerusakan pada beberapa bangunan dan infrastruktur di daerah tersebut. Selain itu, gempa juga menyebabkan tsunami kecil di beberapa wilayah pesisir, termasuk Sulut dan Maluku Utara. Menurut laporan, gempa terasa kuat dan lama, sehingga menyebabkan kepanikan di kalangan masyarakat.
BMKG telah mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk beberapa wilayah di Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Namun, peringatan ini telah dicabut setelah beberapa jam, karena tinggi gelombang tsunami tidak melebihi 0,5 meter.
Respons Pemerintah
Pemerintah telah mengaktifkan posko darurat untuk menangani dampak gempa. Tim SAR dan petugas keamanan telah dikerahkan untuk membantu evakuasi warga dan meninjau kerusakan infrastruktur.
Gubernur Sulawesi Utara telah mengeluarkan pernyataan untuk masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti instruksi dari pemerintah. Pemerintah juga telah meminta bantuan dari pemerintah pusat untuk membantu penanganan dampak gempa.
Info Gempa
BMKG telah mengeluarkan informasi tentang gempa, termasuk magnitudo, kedalaman, dan episenter. Berikut adalah informasi tentang gempa:
| Magnitudo | Kedalaman | Episenter |
|---|---|---|
| 7,7 | 10 km | 236 km barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara |
Selain itu, BMKG juga telah mengeluarkan informasi tentang gempa lain yang terjadi di daerah tersebut, termasuk gempa dengan magnitudo 5,3 yang terjadi pada hari Senin, 08 Juni 2026, pukul 14.30 WIB.
Langkah-Langkah Penanganan
Untuk menghadapi dampak gempa, masyarakat dapat melakukan beberapa langkah-langkah berikut:
- Mengikuti instruksi dari pemerintah dan petugas keamanan
- Menghindari bangunan yang rusak atau tidak stabil
- Menggunakan masker dan sarung tangan untuk menghindari debu dan kotoran
- Menghubungi keluarga dan teman untuk memastikan keselamatan mereka
Dengan melakukan langkah-langkah tersebut, masyarakat dapat membantu meningkatkan keselamatan dan kenyamanan di daerah yang terkena dampak gempa.



