Website Seputar Berita Floweraceh – 07 Mei 2026 | Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial (Kemensos) telah menetapkan 475.821 penerima baru bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan sembako. Hal ini dilakukan untuk membantu masyarakat yang terdampak oleh pandemi COVID-19 dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Siapa Penerima Baru Bansos PKH dan Sembako?
Penerima baru bansos PKH dan sembako adalah masyarakat yang memenuhi kriteria tertentu, seperti memiliki anggota keluarga yang berusia di bawah 6 tahun, ibu hamil, atau penyandang disabilitas. Masyarakat yang ingin mengetahui apakah mereka termasuk dalam daftar penerima baru dapat melakukan pengecekan melalui situs web resmi Kemensos atau mengunjungi kantor sosial setempat.
Cara Cek Namamu sebagai Penerima Bansos PKH dan Sembako
Untuk mengecek apakah Anda termasuk dalam daftar penerima baru bansos PKH dan sembako, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
- Buka situs web resmi Kemensos
- Klik menu “Cek Bansos“
- Isi data diri Anda, seperti NIK dan nama
- Klik tombol “Cek” untuk melihat hasilnya
Pengurangan BLT DD di Tuban: Warga Miskin Mendadak Dinyatakan Mampu
Di sisi lain, di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, terjadi pengurangan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) yang menyebabkan warga miskin mendadak dinyatakan mampu. Hal ini karena pengurangan BLT DD yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Warga miskin yang terdampak oleh pengurangan ini merasa keberatan karena mereka masih membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
BLT Dana Desa Mei 2026: Cair Rp900 Ribu dan Cara Cek Nama Penerima
BLT Dana Desa Mei 2026 telah cair dengan nilai Rp900 ribu. Masyarakat yang ingin mengetahui apakah mereka termasuk dalam daftar penerima dapat melakukan pengecekan melalui situs web resmi atau mengunjungi kantor desa setempat.
| No | Nama Penerima | Nominal Bantuan |
|---|---|---|
| 1 | Andi | Rp900.000 |
| 2 | Budi | Rp900.000 |
Pemerintah juga mengumumkan bahwa tidak ada BLT-BSU di kuartal II, dan fokus jaga konsumsi lewat gaji ke-13 ASN. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi dampak pandemi COVID-19.



